Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jelaskan Apa yang Dimaksud Dengan Makanan Awetan Dari Bahan Nabati

Apa yang dimaksud dengan makanan awetan dari bahan nabati ?

Apa yang Dimaksud Dengan Makanan Awetan Dari Bahan Nabati
Makanan Awetan Dari Bahan Nabati Jeruk Gambar oleh Silvia dari Pixabay 

1. Yang dimaksud dengan makanan awetan dari bahan nabati adalah

Makanan awetan dari bahan nabati adalah makanan yang terbuat dari bahan-bahan nabati (tumbuh-tumbuhan) yang telah diolah sedemikian rupa sehingga dapat bertahan lebih lama dari biasanya tanpa menggunakan bahan pengawet kimia. 

Beberapa contoh makanan awetan dari bahan nabati adalah seperti kacang-kacangan yang dikeringkan, buah-buahan kering, dan bahan-bahan yang telah diproses seperti tepung kacang-kacangan atau tepung kacang-kacangan yang telah difermentasi seperti tempe dan tahu.

2. Apa yang dimaksud dengan makanan awetan dan berikan contohnya.

Makanan awetan adalah makanan yang telah diolah sedemikian rupa sehingga dapat bertahan lebih lama dari biasanya tanpa mengalami kerusakan atau kehilangan nutrisi yang signifikan. 

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat makanan awetan, di antaranya adalah dengan menggunakan bahan pengawet kimia, mengeringkan bahan makanan, atau dengan cara fermentasi.

- Contoh makanan awetan adalah:

a. Konserven: seperti ikan, daging, atau sayuran yang dikemas dalam kaleng dan diberi bahan pengawet seperti garam atau asam

b. Jeruk: buah yang diberi bahan pengawet seperti garam atau asam untuk menjaga keawetannya

c. Kacang-kacangan kering: seperti kacang-kacangan yang telah dikeringkan dan disimpan dalam kemasan tertutup rapat

d. Daging kering: seperti jerky atau biltong yang dibuat dari daging yang telah dikeringkan dan diberi bahan pengawet alami seperti garam

e. Fermentasi: seperti tempe dan tahu yang dibuat dari bahan nabati yang telah difermentasi

Semua contoh di atas merupakan makanan awetan yang dapat bertahan lebih lama dari makanan yang tidak diolah. 

Namun, makanan awetan tersebut biasanya memiliki tekstur yang lebih keras dan rasa yang lebih kuat daripada makanan segar.

3. Yang manakah yang termasuk produk awetan nabati ?

Berikut adalah beberapa contoh produk awetan dari bahan nabati:

- Kacang-kacangan kering: seperti kacang-kacangan yang telah dikeringkan dan disimpan dalam kemasan tertutup rapat.

- Buah-buahan kering: seperti kurma, aprikot, atau apel yang telah dikeringkan dan disimpan dalam kemasan tertutup rapat.

- Tepung kacang-kacangan: tepung yang terbuat dari kacang-kacangan yang telah dikeringkan dan dicampur dengan air untuk membentuk adonan.

- Tempe: makanan yang terbuat dari tepung kacang-kacangan yang telah difermentasi dengan menggunakan bakteri.

- Tahu: makanan yang terbuat dari bahan nabati yang telah difermentasi dengan menggunakan bakteri.

- Kemasan makanan ringan: seperti keripik kentang atau keripik jagung yang terbuat dari bahan nabati yang telah diolah dan dikemas dalam kemasan tertutup rapat.

- Makanan ringan yang dibekukan: seperti kue atau puding yang terbuat dari bahan nabati yang telah dibekukan dan disimpan dalam lemari es.

4. Mengapa makanan awetan dari bahan nabati dapat dijadikan peluang usaha?

Makanan awetan yang dibuat dari bahan nabati dapat menjadi peluang usaha yang menarik karena ia dapat memberikan beberapa keuntungan seperti:

- Dapat diakses oleh semua orang: 

Makanan awetan yang dibuat dari bahan nabati dapat diakses oleh semua orang termasuk mereka yang memiliki masalah dengan intoleransi terhadap beberapa jenis makanan, seperti laktosa atau gluten.

- Harga yang kompetitif: 

Karena bahan dasar makanan awetan tersebut merupakan bahan nabati, maka harga jualnya dapat lebih terjangkau dibandingkan dengan makanan yang dibuat dari bahan hewani.

- Menjadi pilihan yang lebih sehat: 

Makanan awetan yang dibuat dari bahan nabati biasanya lebih sehat karena tidak mengandung lemak jenuh yang tinggi seperti yang terdapat pada bahan hewani.

- Menjadi tren: 

Saat ini, banyak orang yang lebih memilih makanan yang terbuat dari bahan nabati karena ingin menjadi lebih sehat dan peduli terhadap lingkungan. Oleh karena itu, makanan awetan yang dibuat dari bahan nabati dapat menjadi tren yang populer di kalangan masyarakat.

- Dapat dijual di berbagai tempat: 

Makanan awetan yang dibuat dari bahan nabati dapat dijual di berbagai tempat seperti di toko makanan, kantin sekolah atau kampus, restoran, atau bahkan dijual secara online.

Jadi demikianlah uraian tentang apa yang dimaksud dengan makanan awetan dari bahan nabati terebut diatas, semoga bermanfaat dan terimakasih.

Tag:  Makanan awetan, Makan Awetan Nabati, Apa itu makanan Nabati, Nabati, Yang dimaksud makanan awetan nabati.

Posting Komentar untuk "Jelaskan Apa yang Dimaksud Dengan Makanan Awetan Dari Bahan Nabati"