Sumber Daya Kerajinan Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang

Pada prinsipnya, limbah dibagi menjadi 3 bagian besar, yaitu;

1. limbah yang berdasarkan wujudnya.

- Limbah gas, 
- Limbah cair, dan
- Limbah padat.

2. Limbah berdasarkan sumbernya.

- Limbah pertanian, 
- Limbah industri,
- Limbah pertambangan, dan 
- Limbah domestik.

3. Limbah berdasarkan senyawa.

- Limbah organik, dan 
- Limbah anorganik.
Sumber Daya Kerajinan Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang
Sumber Daya Kerajinan Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang

Salah satu pemanfaatan sumber limbah organik, yaitu dengan melakukan daur ulang yang menjadi upaya untuk mengolah barang atau benda yang sudah tidak terpakai agar dapat digunakan kembali contohnya seperti limbah daut ulang yang dibentuk menjadi kerajinan berajinan limbah berbentuk bangun ruang.

Limbah berbentuk bangun ruang adalah limbah yang berbentuk bangun dengan tiga dimensi ruang, yaitu bahan limbah yang memiliki volume ruang) sehingga limbah tersebut dapat berdiri serta memiliki keruangan. Limbah berbentuk bangun ruang dapat berupa bangunan berbentuk seperti kubus, bola, kotak, dan bangunan tidak beraturan. Contoh dari limbah berbentuk bangun ruang adalah seperti botol, kaleng, limbah kayu dan lainnya.

Untuk membuat/menciptakan kerajinan dari bahan libah ini dibutuhkan sumber daya dalam upaya mencapai keberhasilan dalam bidang usaha kerajinan dan adapun sumber daya yang dibutuhkan dalam usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang terdiri dari enam macam, tipe, atau jenis, yaitu;

- Man, 
- Money, 
- Material, 
- Maching, 
- Method, dan 
- Market.

Dari keenam sumber daya tersebut, kita dapat menganalisis apa saja sumber daya yang dibutuhkan dalam usaha kerajinan bahan limbah berbentuk bangun ruang tersebut. Adapun faktor- faktor sumber daya pendunkung keberhasilan usaha produk kerajinan bahan limbah berbentuk bangun ruang tersebut adalah sebagai berikut.


Faktor sumber daya kerajinan bahan limbah bangun ruang


a. Faktor manusia.


Manusia merupakan faktor paling utama dalam tujuan mencapai keberhasilan dalam usaha kerajinan bahan limbah bangun ruang tersebut, sebab manusialah yang memiliki ide dan rencana usaha sekaligus manusia pula yang akan mewujudkannya. Manusia dalam hal ini diharuskan memiliki sikap berikut.

- Beretos kerja yang tinggi,
- Oprimistis,
- Rajin,
- Rela berkorban, dan 
- Pantang menyerah.

b. Faktor Keuangan.


Keuangan juga merupakan fakator penunjang untuk keberhasilan usaha sebab faktor tersebut digunakan sebagia modal usaha dan juga sebagai faktor pemenuhan segala pengeluaran usaha dalam hal kepentingan operasi produksi seperti pembelian bahan baku, bahan pembantu, gaji pegawai, promosi, dan biaya distribusi. Dalam hal ini, dibutuhkan kedisiplinan yang tinggi dan ketat dalam penggunaan dana dengan cara melakukan pencatatan atau pembukuan dengan rapi, teliti, dan dilakukan secara terus menerus.

c. Faktor Organisasi.


Dengan adanya faktor organisasi maka sumber daya akan masuk pada suatu pola yang membuat orang yang terlibat dalam kegiatan usaha keranjinan bahan limbah tersebut dapat bekerja secara efektif dan efisien sesuai dengan bidang tugas masing-masing demi mencapai tujuan organisasi.

d. Faktor Perencanaan.


Perencanaan usaha dapat digunakan sebagai alat pengawas dan pengendali usaha. Maka dari itu, perencanaan harus segera dibuat oleh wirausahawan sejak usaha didirikan, yaitu dimulai dari;

- Perencanaan produk (produk apa yang akan dibuat),
- Perhitungan dana ( berapa jumlah dana yang dibutuhkan),
- Jumlah produk ( berapa jumlah produk yang akan dibuat),
- Tempat pemasaran (dimana tempat untuk memasarkan produk).

e. Faktor Usaha.


Dalam kegiatan mengatur usaha sehubungan dengan pembangunan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang tersebut, yang perlu dilakukan seorang wirausahawan adalah sebagai berikut.

- Menguraikan tugas pokok usaha,
- Membuat dan menyusun struktur organisasi,
- Memperkirakan kebutuhan tenaga kerja,
- Menetapkan insentif/gaji karyawan,
- Membuat jadwal kegaitan usaha,
- Pengaturan mesin produksi,  
- Pengaturan tata laksana usaha kerajinan,
- Penataan barang – barang,
- Penataan administrasi usaha, dan 
- Pengawasan usaha dan pengendalian terhadap usaha.

f. Faktor Pemasaran.


Faktor pemasaran produk kerajinan bahan limbah berbentuk bangun ruang diantaranya adalah sebagai berikut.

- Daya serap pasar dan prospeknya,
- Kondisi pemasaran dan prospeknya, dan 
- Program pemasaran.

g. Faktor Administrasi.


Untuk menunjang kelancaran kegiatan usaha, ada baiknya seorang wirausaha memiliki catatan yang bagus dan rapi mengenai kegaitan dan kejadian yang ada dan terjadi stiap harinya di dalam perusahaannya dimana catatan tersebut dibuat secara kronologis yang kemudian di dukung dengan bikti dokuentasi.

Demikianlah penjelasan singkat tentang sumber daya usaha kerajinan bahan limbah berbentuk bangun ruang tersebut diatas, selain itu juga terdapat materi terkait lainya dengan tema yang sama tentang Analisis Ide dan Peluang Usaha Kerajinan Bahan Limbah Bangun Ruang, semoga bermanfaat dan terimakasih.

Jawabanmu ada di sini ( SELENGKAPNYA =>)
Sumber: Prakarya-Kemdikbud_RI.

0 Response to "Sumber Daya Kerajinan Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang"

Post a Comment

Mohon Saran dan Masukan yang Relefan untuk Blog ini pada kolom komentar. Terimakasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel